Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj - Tiga Tingkatan Dzikir

Ketika kita dzikir–misalkan–mengucapkan kalimah “لا إله إلا الله (La ilaha Illa Allah)” dengan tujuan kita memohon rahmat-Nya, memohon rizqi-Nya, memohon kesehatan, memohon kemudahan dalam menghadapi problem, itu namanya ذكر الأسماء (dzikr al-asma’). Ketika kita mengucapkan kalimah ” لا إله إلا الله (La ilaha Illallah)” dengan mendekatkan diri kepada kekuasaan-Nya, kehendak-Nya, pendengaran-Nya, penglihatan-Nya, ilmu-Nya, itu namanya ذكر الصفات (dzikir al-shifat). Ketika kita mengucapkan لا إله إلا الله (Lailaha Illallah) dengan khusyu’ dibarengi dengan berdetaknya jantung dan tarikan napas dan tidak minta apa-apa, jangankan rizki, pangkat, sehat, bahkan rahmat-Nya, tidak minta surga-Nya, tidak minta ampunan-Nya, pokoknya tidak terlintas dalam benak kita apa-apa selain Dzat-Nya, itu namanya ذكر الذات (dzikir al-dzat).

Post a comment

0 Comments